For my loving Bapak & Ibuk

Satu hal yang akan kualami nanti

dan dahulu menjadi kesedihan

dan ketakutan bila memikirkannya


yaitu ketika tiba waktunya

bapak & ibuk harus pergi

meninggalkan aku


……


Pernah aku berkhayal

janganlah menjadi tua pak, buk

berhentilah angka umurmu

biarkan umurku saja yang bertambah

supaya kita nanti menjadi sebaya


Dan supaya ketika aku menjadi sebaya

dan kita menjadi teman sepermainan

kemanapun pergi selalu bersama


Dengan uangku yang sedikit

mari papa, mama kujamu engkau makan,

bergembiralah denganku

janganlah seperti aku waktu kecil

yang sering tidak puas dengan masakan sederhana ibuk

karena sekarang aku tahu

dengan yang sederhana itu

bapak ibuk memberikan yang terbaik bagiku


akan kubelikan minuman segar penghiburanku

bila engkau berdua merasa haus

seperti ketika aku pulang sekolah

bapak menjemputku

dan membelikan es dawet kesukaannku


Memang aku masih muda

belum banyak pahit manis asam asin kehidupan kurasakan

tetapi

ungkapkanlah pergumulanmu kepadaku

mungkin hanya senyum dan kehadiranku

yang bisa kuberikan

dan mungkin tak sebanding

dengan nasehat bapak ibuk

dikala aku lesu dan lemah


Sekarang aku bisa merasakan

susah bapak ibuk

betapa rewelnya aku

tetapi papa mama tetap sabar merawatku

sekarang

bapak ibuk yang tercinta

ijinkan aku merawat engkau

supaya

aku menjadi sabar seperti engkau berdua

menjadi lembut seperti tangan ibuk yang menidurkanku

menjadi bijaksana seperti tangan bapak yang merawatku


Aku berusaha

hidupku menjadi yang terbaik

bagi bapak & ibuk

sebab

aku tahu segala yang baik

sudah engkau taburkan bagiku

dan tidak mungkin aku menebusnya

walaupun dengan kekayaan dunia


Ketika rambut bapak ibuk mulai memutih

Aku ingin menjadi

rambut kebanggaan baru bagi engkau berdua

yang menghiasi

yang menaungi dari panas dan dingin


bapak, ibuk,

petiklah buah dariku,

sebab sudah saatnya engkau berdua tidak mencangkul lagi

mungkin pohonku tidak sebanding

dan buahnya tidak sebanding juga

tetapi

setidaknya ada buah termanis di pohonku

dan yang selalu segar untuk dipetik


…..


Sekarang..

Bapak, ibuk

aku tahu waktunya Tuhan adalah yang terbaik

Dialah yang memberi kekuatan kepadaku

nanti ketika saatnya tiba untuk engkau berdua


dan

aku terus berdoa

untuk papa mama

kiranya

damai sejahtera Tuhan

yang melampaui segala akal

terus melingkupi bapak dan ibuk

dan kasih setia Tuhan

selalu ada untuk bapak ibuk

sampai

waktu Tuhan nanti

Tinggalkan Balasan